KONSULTAN
Kami, konsultan lingkungan hidup memberikan jasa konsultasi dan konstruksi yang berkualitas mengenai :
- IPAL (Instalasi Pengolahan Air Limbah) dan IPAB (Instalasi Pengolahan Air Bersih)
- AMDAL
- UKL – UPL (Upaya Pengelolaan Lingkungan dan Upaya Pemantauan Lingkungan)
- In House Environmental Training
Anda dapat mengundang konsultan-konsultan kami untuk memberikan pelatihan mengenai pengelolaan lingkungan yang baik di perusahaan ataupun institusi yang anda kelola.
Anda dapat mengundang konsultan-konsultan kami untuk memberikan pelatihan mengenai pengelolaan lingkungan yang baik di perusahaan ataupun institusi yang anda kelola.
TRAINING
- Training Operator Ipal – Instalasi Pengolahan Air Limbah
- Training Ipal – Waste Water Treatment – Improvement To Wastewater Treatment Technology And Design
- Training Ipal – Advanced Waste Water Treatment
- Training Manajemen Lingkungan
- Training Pengelolaan Limbah B3
Automasi PLC
SKE (Sistem Kendali Elektronik)
Perjalanan SKE (Sistem Kendali Elektronik) dalam proses produksi mengalami perkembangan sebagai berikut:
- Sistem Relay
Relay dirangkai secara elektronik sehingga menghasilkan suatu sistem yang dapat berfungsi menggerakkan komponen komponen elektronik lainnya secara logis
- Microcontroller
- Microcontroller mempunyai fungsi lebih kompleks dari rangkaian logika relay
- Microcontroller berbasis pemograman IC yang dapat menghandle banyak input dan output yang dibutuhkan dalam menjalankan proses proses yang kompleks
- Hanya saja, kelemahan dari teknologi ini adalah hanya pembuatnya yang dapat memprogramnya
- PLC (Programmable Logic Controller), merupakan sistem terbaru
- PLC adalah gabungan dari sistem logika relay dan microcontroller yang dapat diprogram sesuai kebutuhan
- proses dan pemrogramannya dapat dikontrol dengan komputer sehingga memudahkan dalam melakukan penambahan proses atau perubahan program
LATAR BELAKANG PLC (Programmable Logic Controller)
Pada awalnya manusia melakukan pekerjaanya dengan menggunakan fisik dan panca indranya sebagai fungsi gerak dan fungsi kontrol yang disebut juga dengan sistem manual
Sistem Manual:
- Membutuhkan manpower / tenaga kerja yang banyak
Bagi perusahaan, tenaga kerja merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari proses produksi. Pada saat ini, dengan kenaikan UMR/UMK akan meningkatkan cost produksi perusahaan, sehingga akan meningkatkan harga produksi suatu produk, sehingga perusahaan akan lebih sulit untuk bersaing dengan perusahaan lain sejenis. Hal yang banyak dilakukan perusahaan adalah dengan pengurangan jumlah karyawan. Namun dengan pengurangan jumlah karyawan akan mengurangi jumlah produksi perusahaan sehingga akan mengurangi pendapatan perusahaan.
- Membutuhkan waktu yang relatif lama
Suatu pekerjaan bagian dari proses produksi akan membutuhkan waktu pekerjaan yang relatif lama.
- Membutuhkan kondisi fisik dan konsentrasi yang prima
Suatu pekerjaan bagian dari dari proses produksi yang masih banyak menggunakan tenaga manusia akan menghadapi masalah kondisi fisik dan konsentrasi yang berubah-ubah. Misal, karyawan yang sedang mempunyai permasalahan dalam rumah tangga atau permasalahan lainnya pasti akan mempengaruhi kinerja karyawan di perusahaan.
- dll
dengan pertimbangan kebutuhan manpower, waktu, kondisi fisik dan konsentrasi, maka dibutuhkan sebuah sistem untuk mempermudah pekerjaan dan mengurangi kebutuhan manpower sehingga dapat meningkatkan efisiensi dan efektifitas perusahaan.
Keuntungan dari sistem SKE adalah sebagai berikut:
- Mengurangi manpower
- Memudahkan pekerjaan manusia
- Memudahkan pengontrolan pekerjaan
- Output produksi menjadi lebih banyak
- Konsisten